Sabtu, 14 April 2012
Mencintai atau Dicintai?
Karena dalam hidup itu terkadang dihadapkan pada dua pilihan sulit, bagaimana kalau pilihan itu antara mencintai atau dicintai? Yah, semua orang pasti pengen ngerasain dua-duanya dong, mencintai sekaligus dicintai, bukankah hidup itu sempurna kalau begitu? Tapi, coba kita lihat hal ini sebagai sesuatu yang harus dipilih salah satunya.
Buat gua, mencintai itu sesuatu yang langka. Jadi sekalinya mencintai, sensasinya gak bisa digantiin oleh apapun. Dan dicintai, bagi gua jauh lebih langka. Meskipun begitu, kalaupun harus memilih, gua lebih milih mencintai. Kenapa?
Disaat gua dikejar, gua bisa istirahat kalau yang ngejar gua itu berhenti atau gua cari tempat sembunyi buat istirahat. Sedangkan kalau posisinya dibalik, gua yang ngejar seseorang, gua bisa istirahat kapanpun gua cape tanpa harus menghiraukan yang gua kejar itu berhenti juga atau malah semakin menjauh. Begitu juga dalam hal mencintai dan dicintai. Saat gua lelah buat mencintai gua bisa berhenti kapanpun gua mau, sedangkan saat gua lelah dicintai orang yang gak gua cintai, gua gak bisa nyuruh dia buat berhenti. Yah gak etis lah nyinggung hak orang.
Selain itu, gak mencintai itu rasanya HAMBAR! Sebagai orang yang susah jatuh cinta, gua sering ngalamin ini. Makanya gua ngambil kesimpulan mending mencintai meskipun sembunyi-sembunyi.
"Tapi kan kalau dicintai bikin kita ngerasa berharga di mata orang lain." Pasti ada lah yang berpendapat kayak gitu, banyak malah apalagi cewek-cewek. Di sinilah salah satu sensasi yang gak bisa digantiin oleh apapun. Lu mencintai setulus hati lu tanpa ngarep, atau lu mencintai dengan berbekal kreativitas buat bisa dicintai juga.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar